Arsip Kategori: PENCIPTAAN HEWAN DAN TUMBUHAN!

PENCIPTAAN HEWAN DAN TUMBUHAN!

PENCIPTAAN HEWAN DAN TUMBUHAN! 

TUMBUHAN TERCIPTA DARI AIR!

TUMBUHAN TERCIPTA DARI AIR!

Assalamu’alaykum, Ustadz…

Aku mau bertanya, jin ‘kan diciptakan dari api, malaikat dari cahaya, manusia dari tanah.

Nah kalo tumbuhan dan hewan itu bagaimna???

Dari yang saya baca, ada suatu kaum yang bernama Ya’juj Ma’juj, dipenjara di balik dinding logam.

Itu kan dari zaman sebelum nabi Muhammad Saw, berarti sekarang jumlah kaum itu akan bertambah banyak dong, apalagi katanya ketika kaum itu menempuh perjalanan, air satu danau pun bisa habis diminumnya???!

Nah, yang jadi pertanyaan, Apakah sampai sekarang dinding tempat penjara Ya’juj Ma’juj itu belum diketemukan oleh ilmuwan manapun???! Padahal seperti perahunya nabi Nuh as aja udah diketemukan.

.

JAWABANNYA!:

BINATANG-BINATANG DICIPTAKAN DARI AIR!

BINATANG-BINATANG DICIPTAKAN DARI AIR!

Wa’alaikumussalam Wr Wb. 

Dari Apa Hewan dan Tumbuhan Diciptakan?

Allah swt telah menciptakan hewan dan juga tumbuhan dari air, hal itu didasari oleh firman Allah swt:

Artinya: “Dan dari air Kami jadikan setiap sesuatu yang hidup”. (QS Al-Anbiya’: 30).

Asy Syinqithiy didalam kitab “Adhwa Al-Bayan” mengatakan bahwa secara dzahiriyah kata “ja’ala” di sini berarti diciptakan karena ia termasuk mutaaddiyah untuk obyek yang satu. Hal itu dibuktikan dengan firman-Nya didalam surah An-Nuur:

Artinya: “Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air”. (Qs An-Nuur: 45).

DR. Wahbah Az-Zuhaeiliy didalam kitabnya “At-Tafsir Al-Munir fii Al-’Aqidah Wa Asy-Syari’ah Wa Al-Manhaj” mengatakan bahwa firmna Allah:

Artinya: “Dan dari air Kami jadikan setiap sesuatu yang hidup”. (Qs Al- Anbiya’: 30).

Maksudnya: Kami telah menciptakan setiap hewan dari air, artinya di dalamnya (hewan itu) ada kehidupan, seperti halnya firman Allah:

Artinya: “Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air”. (Qs An-Nur: 45).

Maksudnya: Setiap hewan berasal dari nuthfah (air mani) dan itu adalah air, dan tumbuh-tumbuhan tidaklah dapat tumbuh kecuali dengan air, dan ini sesuai dengan pendapat sebagian ulama’ yang mengatakan bahwa setiap hewan diciptakan pertama kali di laut kemudian berpindah kepada beberapa jenis hewan di daratan lalu mereka dibentuk sesuai dengan tabi’at daratan bersamaan dengan perjalanan waktu. Dan sebagaimana diketahui bahwa hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan sesungguhnya diciptakan dari air. (Markaz Al-Fatwa no. 18274).

.

MENGENAI YA’JUJ AND MA’JUJ!

YA'JUJ DAN MA'JUJ!

YA’JUJ DAN MA’JUJ!

“Ya’juj dan Ma’juj adalah dua kabilah kafir yang berasal dari keturunan Adam yang berwajah lebar, bermata sipit dan melakukan kerusakan di bumi lalu Allah swt menundukkan Dzulqrnain untuk membangun satu dinding yang mengurung mereka. Dan mereka senantiasa menggalinya hingga waktu yang diizinkan Allah swt untuk keluar darinya pada akhir zaman setelah peristiwa ‘Isa membunuh Dajjal.

Mereka keluar dengan jumlah yang sangat besar lalu meminum dari danau Thabariyah dan membuat kerusakan di planet bumi ini. Tak seorang pun yang mampu menghadapi mereka, lalu Nabi ‘Isa AS bersama orang-orang yang beriman berhasil mencapai bukit Thur hingga Allah swt membinasakan Ya’juj dan Ma’juj dengan ulat-ulat yang memakan leher-leher mereka kemudian Allah mengirim burung yang melemparkan mayat-mayat mereka ke laut dan Allah juga mengirimkan hujan untuk mencuci bumi dari bau busuk mereka!”. (Fatawa Al-Islam Sual Wa Jawab juz I hal 1516).

Dalil bahwa Ya’juj dan Ma’juj akan meminum danau Thabariyah disebutkan didalam hadits yang panjang, diriwayatkan oleh Imam Muslim dari An-Nawas bin Sam’an ketika Rasulullah SAW menceritakan tentang Dajjal dan di dalamnya disebutkan:

“Ketika Allah mewahyukan kepada ‘Isa: ‘Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba (urusan) bagi-Ku yang tak ada tangan seorang pun yang mampu membunuh mereka. Maka lindungilah hamba-hamba-Ku (orang-orang beriman) ke bukit Thur!’, lalu Allah mengirim Ya’juj serta Ma’juj dari berbagai tempat yang tinggi. Orang-orang pertama dari mereka melintasi sebuah danau Thabariyah dan meminum airnya. Sedangkan orang-orang terakhir dari mereka mengatakan: ‘Sungguh dahulu pernah ada air di sini’. Lalu Nabi Allah, ‘Isa, dan orang-orang yang bersamanya (kaum Muslimin), mendatangi bumi dan mereka tidaklah mendapatkan di bumi itu sejengkal pun dari tempat itu kecuali dipenuhi oleh bau busuk mayat mereka, maka Nabi Allah (Nabi ‘Isa Al-Masih AS) dan orang-orang yang bersamanya berdoa kepada Allah dan Allah pun mengutus seekor burung yang berleher seperti leher onta (panjang) yang kemudian membawa mereka dan melemparkan mereka semua ke tempat yang dikehendaki Allah Swt!”.

Al-Mubarokhfuriy didalam kitabnya “Tuhafah Al-Ahwadzi” mengatakan bahwa di “Al-Qomus” disebutkan bahwa Thabariyah adalah suatu wilayah di daerah Yordania.

Sedangkan letak dinding yang hingga saat ini masih mengurung Ya’juj dan Ma’juj (menurut Ibnu Abbas) berada di persimpangan negeri Turki dengan Rusia berdekatan dengan pegunungan Kaukasus. (Baca: Mitseri Ya’juj dan Ma’juj).

Namun demikian hanya Allah-lah yang mengetahui lokasi pasti dari dinding tersebut karena Dia swt Yang Maha Mengetahui segala yang nyata maupun yang tersembunyi (ghaib).

Wallahu A’lam.

Wassalam.