Category Archives: INILAH AYAT-AYAT KITAB TADZKIRAH (KITAB SUCI AHMADIYAH) YANG TERBUKTI SESAT!

INILAH AYAT-AYAT KITAB TADZKIRAH (KITAB SUCI AHMADIYAH) YANG TERBUKTI SESAT!

INILAH AYAT-AYAT KITAB TADZKIRAH (KITAB SUCI AHMADIYAH) YANG TERBUKTI SESAT!

HZ MIRZA GHULAM AHMAD AS!

HZ MIRZA GHULAM AHMAD AS!

Wahai para pembaca yang Budiman yang Insya Allah selalu dirahmati oleh Allah Azza Wajalla, setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah mengkaji kitab suci jama’ah Ahmadiyah, yakni kitab suci Tadzkirah, kini MUI, NU, serta Muhammadiyah telah menyimpulkan bahwa Ahmadiyah adalah organisasi sesat dan menyesatkan.

Ini dibuktikan setelah melihat dan mempelajari ayat-ayat yang ada di kitab Tadzkirah tersebut yang menyimpang terhadap ajaran agama Islam.

Kitab Tadzkirah merupakan kitab yang berisi mimpi-mimpi dan khayalan Mirza Ghulam Ahmad yang dicatat dan dikumpulkan menjadi sebuah buku.

.

Inilah beberapa firman Allah uang dikarang oleh Mirza Ghulam Ahmad didalam kitab Tadzkirah (kitab suci Ahmadiyah) yang benar-benar menyesatkan!:

1] Ahmadiyah menghina Allah, dengan mengaku sebagai anak Allah!

Katanya: “Engkau (Mirza Ghulam Ahmad) di sisi-Ku seperti kedudukan anak-anak-Ku, Engkau dari Aku dan Aku dari Engkau!”. (Kitab Tadzkirah hal 436).

2] Mirza Ghulam Ahmad meyakini menyatu dengan Allah!

Katanya: “Maka Aku melihat bahwa roh-Nya meliputiku dan bersemayam (berada) di badan ku dan mengurungku didalam lingkungan keberadaan-Nya, sehingga tidak tersisa dariku satu (atom) pun. Dan aku melihat badan ku, ternyata anggota badan-Nya Allah, dan mata-Nya adalah mata Allah, and lidahnya adalah lidah-Nya pula!”. (Kitab Tadzkirah hal 196).

3] Mirza Ghulam Ahmad mengaku sederajat dengan keesaan Allah!

Katanya: “Wahai Ahmad-Ku, Engkau adalah tujuan-Ku, kedudukan-Mu di sisi-Ku sederajat dengan kemahaesaan-Ku, Engkau terhormat pada pandangan-Ku (pandangan Allah)!”. (Kitab Tadzkirah, hal 579).

4] Mirza Ghulam Ahmad mengaku lebih sempurna dari Allah!

Katanya: “Nama Mirza Ghulam Ahmad sangat sempurna, sedangkan nama Allah tidak sempurna!”. (Kitab Tadzkirah).

5] Ahmadiyah mengkafirkan ummat Islam yang non-Ahmadiyah dan siapa saja yang non-Ahmadiyah, maka dianggapnya sebagai orang kafir! 

Katanya: “Bahwasanya Allah telah memberi kabar kepadanya, sesungguhnya orang yang tidak mengikutimu dan tidak berbai’at padamu dan tetap menentang kepadamu, dia itu adalah orang yang durhaka kepada Allah dan rasul-Nya dan termasuk penghuni Neraka Jahim!”. (Kitab Tadzkirah, hal 342).

6] Ummat Ahmadiyah tak boleh sholat dengan ummat non-Ahmadiyah! 

Katanya: “Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepadaku, bahwa setiap orang yang telah sampai kepadanya dakwah ku kemudian dia tidak menerimaku, maka dia bukanlah seorang Muslim dan berhak mendapatkan siksaan dari Allah!”. (Kitab Tadzkirah, hal 600).

7] Ahmadiyah mengklaim Tadzkirah sebagai kitab suci yang paling benar! 

Katanya: “Sesungghuhnya Kami telah menurunkan kitab suci Tadzkirah ini dekat dengan Qadhian (India). Dan dengan kebenaran kami menurunkannya dan dengan kebenaran-lah dia turun!”. (Kitab Tadzkirah, hal 637).

8] Mirza Ghulam Ahmad mengaku sebagai Rasulullah (Utusan Allah)! 

Katanya: “Dan katakanlah (hai Mirza Ghulam Ahmad): ‘Hai manusia, sesungguhnya aku adalah rasul Allah kepada kalian semua!’”. (Kitab Tadzkirah).

9] Semua manusia harus tunduk kepada Mirza Ghulam Ahmad! 

Katanya: “Kami tempatkan manusia di bawah telapak kaki mu!”. (Kitab Tazkirah, hal 744).

10] Mirza Ghulam Ahmad adalah utusan Allah! 

Katanya: “Hai Ahmad, engkau telah dijadikan utusan-Ku!”. (Kitab Tadzkirah, hal 487).

11] Kaum Ahmadiyah akan masuk ke syurga! 

Katanya: “Laknat Allah atas orang yang kafir. Diberkahi orang yang bersama-Mu dan orang di sekitar-Mu!”. (Kitab Tadzkirah, hal 751).

12] Mirza Ghulam Ahmad mendapatkan wahyu langsung dari Allah! 

Katanya: “Dan tuhan-ku berbicara langsung kepadaku (kepada Mirza Ghulam Ahmad), Dan Dia berfirman: ‘Wahai Ahmad (Wahai Mirza Ghulam Ahmad), sesungguhnya Allah telah memberkahi kamu!’”. (Kitab Tadzkirah, hal: 43).

13] Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang rasul utusan Allah Ta’ala sang Tuhan semesta ‘alam! 

Katanya: “Wahai Ahmad, sesungguhnya kamu telah dijadikan sebagai seorang Rasul!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 496).

14] Allah merahmati bibir Mirza Ghulam Ahmad! 

Katanya: “Wahai Ahmad, Rahmat Allah telah memenuhi kedua bibir mu!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 50; 98; 322; 366; dan  394-395).

15] Orang yang mengingkari ajaran Mirza Ghulam Ahmad adalah orang Kafir dan juga manusia terlaknat! 

Katanya: “Kamu adalah pemimpin yang diberkahi, laknat Allah atas orang kafir (yakni yang mengingkari engkau)!”. (Kitab Tadzkiroh, hal: 749).

16] Mirza Ghulam Ahmad memposisikan dirinya sebagai Nabi Adam As! 

Katanya: “Wahai Ahmad, tinggallah kamu dan istri mu di dalam jannah (syurga) ini!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 72, 368, 396, dan 628).

17] Mirza Ghulam Ahmad memposisikan dirinya sebagai Nabi Nuh As! 

Katanya: “Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu kami, wahai Mirza Ghulam Ahmad!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 379).

18] Mirza Ghulam Ahmad memposisikan dirinya sebagai Nabi Ibrahim As! 

Katanya: “Sesungguhnya Aku (Tuhan) menjadikan engkau (Mirza Ghulam Ahmad) sebagai pemimpin bagi seluruh manusia!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 279, 366, dan 629).

19]  Mirza Ghulam Ahmad memposisikan dirinya sebagai Nabi Musa As! 

Katanya: “Aku (Allah) telah melimpahkan kepada engkau (Mirza Ghulam Ahmad) kasih sayang yang datang dari-Ku!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 277).

20] Mirza Ghulam Ahmad memposisikan dirinya sebagai Nabi ‘Isa Almasih As! 

Katanya: “Sesungguhnya Aku (Allah) mewafatkanmu, dan mengangkat kamu (Mirza Ghulam Ahmad) kepada-Ku, serta menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang kafir sampai hari kiamat!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 62, 98, 519, 569).

21] Hanya Mirza Ghulam Ahmad yang terkemuka di dunya dan di akhirat! 

Katanya: “Mirza Ghulam Ahmad adalah sebagai orang yang terkemuka di dunya dan di akhirat serta termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 98).

22] Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi ‘Isa Almasih As! 

Katanya: “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan engkau (wahai Mirza Ghulam Ahmad) sebagai Almasih putra Maryam!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 496, 569).

Katanya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya (menurunkan Kitab Tadzkirah) untuk sang Almasih yang ditunggu-tunggu (yakni Mirza Ghulam Ahmad)!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 519).

23] Mirza Ghulam Ahmad memposisikan dirinya sebagaimana Nabi Muhammad Rasulullah Saw! 

Katanya: “Katakanlah (hai Mirza Ghulam Ahmad): ‘Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah aku! niscaya Allah mencintai kalian!’”. (Kitab Tadzkirah, hal: 62, 81, 224, 277, 378, 495, 360).

Katanya: “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (wahai Mirza Ghulam Ahmad) kecuali sebagai rahmat bagi seluruh ‘alam!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 83, 396).

Katanya: “Muhammad (Nama Muhammad disini adalah Mirza Ghulam Ahmad) itu adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dengannya bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang kepada sesama mereka!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 97).

Katanya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepada engkau nikmat yang banyak (wahai Mirza Ghulam Ahmad), maka dirikanlah sholat karena Tuhan-mu dan berqurbanlah!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 98).

Katanya: “Wahai Ahmad, sesungguhnya telah Kami hilangkan beban darimu yang selalu memberatkan punggung mu, dan Kami pun telah meninggikan bagimu sebutan (nama) mu!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 98).

Katanya: “Katakanlah (hai Mirza Ghulam Ahmad): ‘Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia seperti kalian, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya sesembahan kalian adalah sesembahan yang maha esa!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 372).

Katanya: “Orang-orang yang berjanji setia kepadamu (Wahai Mirza Ghulam Ahmad), sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah, tangan Allah di atas tangan mereka!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 379).

Katanya: “Sesungguhnya Kami memelihara kamu (Hai Mirza Ghulam Ahmad), dari mereka yang mencaci-maki kamu!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 495).

24] Posisi kitab Tadzkirah disejajarkan dengan Kitab suci Al-Qur’an yang Karim! 

Katanya: “Dan Kami telah  menurunkan (Kitab Tadzkirah) ini dengan sebenar-benarnya, dan (Kitab Tadzkirah) ini turun dengan membawa kebenaran!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 76, 278, 377, 637, dan 369).

Katanya: “Sekiranya ia (Tadzkirah) itu bukan diturunkan dari sisi Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 122, 382).

Katanya: “Jika kalian (tetap) meragukan apa-apa yang Kami kuatkan hamba Kami (Mirza Ghulam Ahmad) olehnya (Kitab Tadzkirah), maka buatlah satu kitab (saja) yang menyamainya!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 254).

Katanya: “Jika kalian (tetep) meragukan apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Hamba Kami adalah Mirza Ghulam Ahmad si nabi palsu, Dan yang telah Kami turunkan adalah Kitab Tadzkirah si kitab Iblis), maka buatlah satu obat (saja) yang menyamainya!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 523, 609).

Katanya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Kitab Tadzkirah)  di saat malam Lailatul Qodar!”. (Kitab Tadzkirah, hal:  519, 564).

Katanya: “Inilah ayat-ayat kitab Tadzkirah yang jelas (makna dan lafadznya)!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 595, 709).

25] Mirza Ghulam Ahmad adalah tujuan Allah! 

Katanya: “Wahai Ahmad-Ku, engkaulah tujuan-Ku!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 83, 224, 242, 279, 293, 366, 394, 496, 569, 629).

26] Allah menyematkan kemuliaan Mirza Ghulam Ahmad dengan tangan-Nya sendiri!

Katanya: “Aku telah menyematkan kemulianmu dengan tangan-Ku sendiri!”. (Kitan Tadzkirah, hal: 83, 242, 366, 394-395).

27] Rahasia Mirza Ghulam Ahmad adalah rahasia Allah!

Katanya: “Dan sesunngguhnya rahasia mu (rahasia Mirza Ghulam Ahmad) adalah rahasia-Ku (rahasia Allah) (juga)!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 98, 394, 496, 629).

28] Isteri dan kerabat dekat Mirza Ghulam Ahmad adalah keluarga Allah! 

Katanya: “Ketahuilah, bahwa istri Ahmad dan kerabat-kerabat dekat nya itu adalah termasuk keluarga-Ku juga!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 138).

29] Mirza Ghulam Ahmad karena keperluan Allah! 

Katanya: “Aku memilih engkau untuk diri-Ku!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 224, 246, 277, 394-395, 495-496, 569).

30] Kemuliaan Mirza Ghulam Ahmad di sisi Allah tidaklah diketahui oleh seluruh makhluk Allah! 

Katanya: “Engkau di sisi-Ku memiliki kedudukan yang tidak diketahui oleh seluruh makhluk-Ku!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 246, 396, 495-496, 569).

31] Sebelum dipercayai sebagai nabi, Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi Allah yang tersembunyi di langit dan di bumi! 

Katanya: “Engkau (hai Mirza Ghulam Ahmad) adalah sebagai orang yang mulia yang telah terutus dan tersembunyi di langit dan di bumi!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 339).

32] Mirza Ghulam Ahmad berasal dari Allah, dan Allah berasal dari Mirza Ghulam Ahmad! 

Katanya: “Engkau berasal dari Aku dan Aku berasal dari engkau!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 436).

33] Jikalau Mirza Ghulam Ahmad marah, maka Allah pun marah!

Katanya: “Apabila engkau (Mirza Ghulam Ahmad) merasa marah, maka Aku (Allah) pun merasa marah. Dan setiap kali kamu menyayangi (seseorang), maka Aku pun menyayangi (dia)!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 495-496, 569).

34] Allah berjalan mendekati Mirza Ghulam Ahmad! 

Katanya: “Dan sesungguhnya Allah selalu memujimu (wahai Mirza Ghulam Ahmad) dan Allah berjalan ke arahmu!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 496). 

35] Mirza Ghulam Ahmad memiliki hak untuk ditauhidkan dan diesakan sebagaimana Allah! 

Katanya: “Engkau itu di sisi-Ku memiliki kedudukan tauhid-Ku dan keesaan-Ku!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 394-395, 495-496, 569).

36] Mirza Ghulam Ahmad berasal dari air Allah! 

Katanya: “Engkau berasal dari air Kami, sedangkan mereka dari sesuatu yang gagal!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 496).

37] Allah telah melebihkan Mirza Ghulam Ahmad di atas segala sesuatu! 

Katanya: “Sesungguhnya Allah telah melebihkan kamu (wahai Mirza Ghulam Ahmad) di atas segala sesuatu!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 569).

38] Garis keturunan nenek-moyang Mirza Ghulam Ahmad telah terputus, dan dimulai lagi dari Mirza Ghulam Ahmad! 

Katanya: “Sebenarnya (garis keturunan) nenek moyang mu (hai Mirza Ghulam Ahmad) telah terputus dan kini dimulai (lagi) dari diri mu!”. (Kitab Tadzkirah, hal: 277).

KESIMPULAN! 

MIRZA GHULAM AHMAD!

MIRZA GHULAM AHMAD!

Wahai para pembaca yang Budiman yang Insya Allah selalu diberkahi oleh Allah, sesungguhnya dari ketiga puluh delapan ayat yang telah aku posting ini, sesungguhnya itu adalah sebagian kecil bukti dari kesesatan kitab suci Ahmadiyah yang bernama kitab Tadzkirah tersebut.

Memang sih kaum Ahmadiyah juga menganggap Alqur’an yang Karim itu sebagai kitab suci didalam hidup mereka, namun apabila dilihat dari ayat-ayat didalam kitab Tadzkirah, maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kitab Tadzkirah adalah memang kitab suci yang harus dimuliakan sebagaimana Alqur’an, atau bahkan Tadzkirah itu justeru lebih mulia daripada Al-Qur’an (Na’udzubillah!).

Semoga kita semua jangan sampai tertipu dengan adanya agama Ahmadiyah dan sampai mau mempelajari kitab Iblis tersebut, da kita doakan pula agar seluruh kaum Ahmadiyah mau kembali kepada Islam yang kaffah dan meninggalkan ajaran agama Iblis dan kultus tersebut! Amin!

Allah Ta’ala berfirman: “Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan pernah diterima agama tersebut darinya. Dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi (di neraka Jahannam selama-lamanya)!”. (Qs Ali ‘Imran: 85).

Semoga bermanfa’at!

Wassalam!

.